Daftar Tanggal Peristiwa Bersejarah Indonesia

Daftar Tanggal Peristiwa Bersejarah Indonesia

Negara Kesatuan Republik Indonesia bisa berdiri kokoh hingga saat ini tidak lain atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan perjuangan rakyat Indonesia, melalui peristiwa-peristiwa bersejarah yang mengorbankan fisik maupun mental.

Peristiwa-peristiwa tersebut tertuang dalam sejarah yang terus diajarkan kepada generasi-generasi mendatang supaya tidak lupa akan perjuangan para pendahulunya dalam mendirikan negara Indonesia.

Oleh karena itu, tanggal peristiwa-peristiwa bersejarah Indonesia perlu kamu ketahui, berikut ini daftar tanggal persitiwa bersejarah Indonesia.


28 Oktober 1928 Sumpah Pemuda

Sumpah Pemuda dirumuskan oleh Prof. Mr. Mohmmad Yamin yang kemudian menjadi Keputusan Kongres Pemuda Kedua yang diselengarakan dua hari, yaitu 27 – 28 Oktober 1928.

Sumpah Pemuda adalah salah satu tonggak utama dalam sejarah perujangan kemerdekaan Indonesia. 


1 Maret 1945 Pembentukan BPUPKI

BPUPKI atau Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia dibentuk oleh pemerintahan Jepang pada 1 Maret 1945 untuk mendapatkan dukungan dari bangsa Indonesia karena pada saat itu Jepang berada diambang kekalahan melawan sekutu yang telah menghancurkan garis pertahanannya di Pasifik dan mengempur pasukan Jepang dengan serangan udara, serangan tersebut antara lain berada di kota Ambon, Makasar, Menado, dan Surabaya.

Tujuan BPUPKI bagi Indonesia ialah untuk mengkaji, mendalami, serta menyelidiki bentuk dasar yang sesuai bagi sistem pemerintahan negara Indonesia pasca kemerdakaan.

Sidang pertama BPUPKI dilaksanakan pada 29 Mei – 1 Juni 1945.

Sidang kedua BPUPKI dilaksanakan pada 10 Juli – 17 Juli 1945.

Setelah tugas-tugasnya telah terpenuhi BPUPKI dibubarkan pada 7 Agustus 1945.


17 Agustus 1945 Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Setelah mendengar kabar bahwa Jepang tidak lagi memiliki kekuatan pada 16 Agustus 1945, sehari setelahnya tepatnya pada 17 Agustus 1945 Ir. Soekarno membacakan “Proklamasi” yang menandakan keberhasilan bangsa Indonesia mencapai kemerdekaan.

Kabar gembira bahwa Indonesia telah merdeka menyebar melalui radio dan selebaran.

Pada 18 Agustus 1945 PPKI atau Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia melantik Ir. Soekarno sebagai Presiden dan Mohammad Hatta sebagai Wakil Presiden.

Pada 31 Agustus 1945 KNIP atau Komite Nasional Indonesia Pusat mendeklarasikan pemerintahan baru dan menghendaki Republik Indonesia yang terdiri dari 8 provinsi antara lain yaitu: Sumatra, Kalimantan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi, Maluku (termasuk Papua), Nusa Tenggara.


1 Mei 1963 Pengambil Alihan Irian Jaya (Papua)

Pada saat perjuangan kemerdekaan, pemerintah Belanda mempertahankan kekuasaan mereka terhadap belahan barat pulau nugini (Papua). Pada perundingan Meja Bundar di Den Haag pada 1949, dicapai kesepakatan bahwa status Koloni belanda di Irian Jaya (Papua) akan dibicarakan setahun setelah pemindahan kedaulatan dari Kolonial Belanda ke Republik Indonesia Serikat telah dilakukan pada 2 November 1949.

Namun setelah perundingan Meja Bundar mencapai kesepakatan, Kolonial Belanda di Nugini mengizinkan langkah-langkah menuju pemerintahan-sendiri dan pendeklarasian kemerdekaan penduduk Nugini Belanda pada 1 Desember 1961.

Negosiasi susulan antara pemerintah Republik Indonesia dengan Kerajaan Belanda mengenai penggabungan wilayah tersebut dengan Indonesia gagal mencapai kesepakatan. Terjadilah pertempuran antara pasukan Indonesia dan Belanda di Irian pada 1961 dan 1962. Pada 1962 Amerika Serikat menekan Belanda untuk melakukan perbincangan tertutup dengan Indonesia yang menghasilkan Perjanjian New York pada Agustus 1962, dan Indonesia mengambil alih kekuasaan terhadap Irian Jaya pada 1 Mei 1963.


30 September 1965 Gerakan 30 September/PKI

Gerakan 30 September/PKI adalah peristiwa yang terjadi selewat semalam pada 30 September – 1 Oktober 1965 ketika tujuh perwira tinggi militer Indonesia beserta beberapa orang yang lain dibunuh dalam suatu usaha kudeta.

Negara Federasi Malaysia yang baru terbentuk pada tanggal 16 September 1963 adalah salah satu faktor penting dalam peristiwa ini. Konfrontasi Indonesia-Malaysia merupakan salah satu penyebab kedekatan Presiden Soekarno dengan PKI, menjelaskan motivasi para tentara menggabungkan diri dalam gerakan G30S.

Dalam peristiwa ini Panglima Komando Strategi Angkatan Darat saat itu, Mayjen Soeharto, menumpas kudeta tersebut dan berbalik melawan PKI. Soeharto lalu menggunakan situasi ini untuk mengambil alih kekuasaan. Lebih dari puluhan ribu orang-orang yang dituduh komunis kemudian dibunuh. Jumlah korban jiwa pada 1966 mencapai setidaknya 500.000 orang.

Demikian daftar tanggal peristiwa bersejarah Indonesia semoga bermanfaat dan membantu kamu semua.


Referensi: Wikipedia.

Komentar baru tidak diizinkan.*

Lebih baru Lebih lama